Inilah Aku

Inilah aku..

Aku orang yang sangat jauh dari kata sempurna

Bukan karna aku tak bisa menghargai

Aku menghargai orang lain, tapi terkadang orang lain tak menghargai aku

Bukan karna aku tak bisa menghormati

Aku menghormati orang lain, tapi terkadang orang lain tak menghormati aku

Ataupun, bukan karna aku tak bisa memahami

Aku selalu mencoba memahami, tapi tak pernah ada yang memahami aku

Inilah aku..

Aku selalu menilai setiap apa yang aku lihat, aku dengar, dan aku rasa

Tapi penilaianku seringkali salah

Aku selalu putuskan sendiri apa yang aku lihat, aku dengar, aku katakan, ataupun aku lakukan

Tapi keputusanku seringkali salah

Aku benci orang yang mudah terpengaruh oleh ocehan orang lain, tapi aku orang yang penuh keraguan.

Aku benci orang yang munafik, tapi aku sering berkata ya pada sesuatu yang tidak aku suka

Aku benci orang yang lemah, tapi aku selalu menangisi apa yang terjadi pada diriku

Inilah aku..

Aku benci pada diriku sendiri

Saat aku gagal tapi aku tidak bangkit

Saat aku tertinggal tapi aku tidak bergerak

Bahkan disaat aku disakiti aku hanya menangis

Aku hanya menyimpan semua yang aku lihat, aku dengar, bahkan yang aku rasa

Dari luar aku terlihat ceria seperti anak kecil yang sedang bermain

Dari luar aku terlihat tegar seperti seorang ibu yang sedang menghadapi anak-anaknya

Inilah aku..

Aku seorang pemalas, hasil prestasiku mengecewakan

Aku seorang yang keras kepala, tidak ada yang bisa mengaturku

Aku seorang yang pesimis, aku tidak yakin pada kemampuanku sendiri

Inilah aku..

Aku hanya tahu semua kekuranganku

Aku tidak tahu apa yang harus kubanggakan dari diriku

Tapi kesadaranku telah membuka pikiranku

Saat ini aku mau bergerak untuk segera maju ke depan

Saat ini aku mau bangkit untuk memperbaiki kesalahanku

Saat ini aku mau berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi hidupku..

Inilah aku..

 

 

3 Comments

  1. Gemma Rezasmitha said,

    January 25, 2011 at 12:55 am

    Sebuah pemahaman dan sebuah pengertian mengenai cermin diri yang penuh harapan akan pembaikan diri, sebuah karunia yang dirasa perlu meneteskan air mata satu hari satu malam di hadapan Tuhan yang kau cintai itu untuk menyadari keberadaan karunia luar biasa tersebut dalam dirimu, sebuah tulisan yang mengertikan akan pentingnya ketenangan dan perubahan diri, sadari,
    Semua itu Mengalir,
    Semua itu bergerak, dan
    semua itu berubah,
    maka, buatlah takdirmu, karena kamulah yang sesungguhnya membuat takdir, kemudian jika alena bertanya? apa takdirku? maka ku jawab : suatu saat kamu akan mengetahuinya sendiri, bukan saya atau orang lain. maka, pergunakanlah karunia yang telah di berikan Tuhan dengan sebaik-baiknya dan tetaplah pada harapan serta asa muliamu itu. anda itu pribadi yang bening, anggun dan cinta perdamaian, terlihat dari tulisan sederhana indahmu itu. maka cobalah, cobalah menoleh pada hati nuranimu dan badanmu, kemudian lekas bersyukurlah, baru setelah itu kecup pipi kedua orang tuamu, dan lihatlah apa yang terjadi.

    salam dan doaku,
    Gemma Rezasmitha.

    • alena19 said,

      February 3, 2011 at 12:48 pm

      thaanksss bgt yaah Gemma Rezasmitha..😀😀

      • gemma rezasmitha said,

        February 8, 2011 at 3:53 am

        You’r wlcome alena. ^^, you did a good woman, remember that: “life is like a box of chocolates, you never know what the contents therein. ” Greetings from me, glad to know and meet with you at your blog. Gemma Rezasmitha.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: